Senin, 05 November 2012

The Great Tech War Of 2012

Apple, Facebook, Google, and Amazon battle for the future of the innovation economy.

From left: The late Apple cofounder Steve Jobs, Facebook CEO Mark 
Zuckerberg, Google CEO Larry Page, and Amazon CEO Jeff Bezos. | Photos 
courtesy of David Paul Morris/Getty Images (Jobs); Justin Sullivan/Getty
 Images (Zuckerberg); Chip East/Reuters (Page); Mario Tama/Getty Images 
(Bezos)
From left: The late Apple cofounder Steve Jobs, Facebook CEO Mark Zuckerberg, Google CEO Larry Page, and Amazon CEO Jeff Bezos. | Photos courtesy of David Paul Morris/Getty Images (Jobs); Justin Sullivan/Getty Images (Zuckerberg); Chip East/Reuters (Page); Mario Tama/Getty Images (Bezos).
Gilbert Wong, the mayor of Cupertino, California, calls his city council to order. "As you know, Cupertino is very famous for Apple Computer, and we're very honored to have Mr. Steve Jobs come here tonight to give a special presentation," the mayor says. "Mr. Jobs?" And there he is, in his black turtleneck and jeans, shuffling to the podium to the kind of uproarious applause absent from most city council meetings. It is a shock to see him here on ground level, a thin man amid other citizens, rather than on stage at San Francisco's Moscone Center with a larger-than-life projection screen behind him. He seems out of place, like a lion ambling through the mall.
"Apple is growing like a weed," Jobs begins, his voice quiet and sometimes shaky. But there's nothing timorous about his plan: Apple, he says, would like to build a gargantuan new campus on a 150-acre parcel of land that it acquired from Hewlett-Packard in 2010. The company has commissioned architects--"some of the best in the world"--to design something extraordinary, a single building that will house 12,000 Apple employees. "It's a pretty amazing building," Jobs says, as he unveils images of the futuristic edifice on the screen. The stunning glass-and-concrete circle looks "a little like a spaceship landed," he opines.
Nobody knew it at the time, but the Cupertino City Council meeting on June 7, 2011, was Jobs's last public appearance before his resignation as Apple's CEO in late August (and his passing in early October). It's a fitting way to go out. When completed in 2015, Apple's new campus will have a footprint slightly smaller than that of the Pentagon; its diameter will exceed the height of the Empire State Building. It will include its own natural-gas power plant and will use the grid only for backup power. This isn't just a new corporate campus but a statement: Apple--which now jockeys daily with ExxonMobil for the title of the world's most valuable company--plans to become a galactic force for the eons.
And as every sci-fi nerd knows, you totally need a tricked-out battleship if you're about to engage in serious battle.
"Our development is guided by the idea that every year, the amount that people want to add, share, and express is increasing," says Facebook CEO Mark Zuckerberg. "We can look into the future--and it's going to be really, really good."
To state this as clearly as possible: The four American companies that have come to define 21st-century information technology and entertainment are on the verge of war. Over the next two years, Amazon, Apple, Facebook, and Google will increasingly collide in the markets for mobile phones and tablets, mobile apps, social networking, and more. This competition will be intense. Each of the four has shown competitive excellence, strategic genius, and superb execution that have left the rest of the world in the dust. HP, for example, tried to take a run at Apple head-on, with its TouchPad, the product of its $1.2 billion acquisition of Palm. HP bailed out after an embarrassingly short 49-day run, and it cost CEO Léo Apotheker his job. Microsoft's every move must be viewed as a reaction to the initiatives of these smarter, nimbler, and now, in the case of Apple, richer companies. When a company like Hulu goes on the block, these four companies are immediately seen as possible acquirers, and why not? They have the best weapons--weapons that will now be turned on one another as they seek more room to grow.
There was a time, not long ago, when you could sum up each company quite neatly: Apple made consumer electronics, Google ran a search engine, Amazon was a web store, and Facebook was a social network. How quaint that assessment seems today.
Jeff Bezos, who was ahead of the curve in creating a cloud data service, is pushing Amazon into digital media, book publishing, and, with his highly buzzed-about new line of Kindle tablets, including the $199 Fire, a direct assault on the iPad. Amazon almost doubled in size from 2008 to 2010, when it hit $34 billion in annual revenue; analysts expect it to reach $100 billion in annual revenue by 2015, faster than any company ever.
Remember when Google's goal was to catalog all the world's information? Guess that task was too tiny. In just a few months at the helm, CEO Larry Page has launched a social network (Google+) to challenge Facebook, and acquired Motorola Mobility for $12.5 billion, in part to compete more ferociously against Apple. Google's YouTube video service is courting producers to make original programming. Page can afford these big swings (and others) in the years ahead, given the way his advertising business just keeps growing. It's on pace to bring in more than $30 billion this year, almost double 2007's revenue.


Minggu, 04 November 2012



hello ini menceritakan tentang kronologi paket data dalam sebuh jaringan internet di film “the warrior of the net “

 
*    TCP Packet
*    Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) adalah satu set aturan standar komunikasi data yang digunakan dalam proses transfer data dari satu komputer ke komputer lain di jaringan komputer tanpa melihat perbedaan jenis hardware. Protokol TCP/IP dikembangkan dalam riset pertama kali oleh Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) di Amerika Serikat dan paling banyak digunakan saat ini yang implementasinya dalam bentuk perangkat lunak (software) di system operasi. Protokol TCP/IP dikembangkan dalam riset pertama kali oleh Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) di Amerika Serikat dan paling banyak digunakan saat ini yang implementasinya dalam bentuk perangkat lunak (software) di system operasi.
*    UDP Packet
*    Packet yang digunakan untuk mengirimkan pesan pendek yang disebut datagram antar sesama program dalam jaringan
*    Router
*    Komputer yang software dan hardwarenya diperuntukkan untuk melakukan routing dan forwarding. Router menyambungkan dua atau lebih subnet.
*    Ping of Death
*    Packet yang mengandung lebih dari 65,536 byte, yang merupakan jumlah maksimum dari ukuran IP packet. Ping semacam ini dapat mengakibatkan crash pada komputer penerima ping.
*    Router Switch
*    Suatu alat dalam jaringan yang menghubungkan beberapa segment dalam network.
*    Film “Warrior of the Net” menjelaskan tentang proses perjalanan data di dalam jaringan internet. Perjalanan data di mulai ketika misalnya kita sedang mengklik sebuah alamat link (semisal http://www.facebook.com). Pertama-tama data tersebut masih berupa bit-bit yang kemudian dikemas menjadi paket-paket data. Pada setiap paket data diberikan label yang berisi informasi penting seperti alamat pengirim, alamat penerima, jenis paket, serta alamat proxy.
 
*    Setelah diberikan label yang berisi informasi penting tersebut, paket data tersebut akan masuk ke dalam jaringan LAN(Local Area Network) dimana di dalam jaringan LAN ini terdapat banyak sekali paket data yang berlalu-lalang. Paket-paket data tersebut seperti TCP packet, UDP packet, ICMP ping packet, sehingga tidak menutup kemungkinan akan terjadi collision atau tabrakan antar paket. Untuk menghindari terjadinya collision tersebut maka terdapat Router atau penghala. Router akan membaca alamat pada paket-paket data tersebut dan memindahkan paket-paket tersebut ke alamat yang dituju. Dalam penanganan oleh Router, tidak menutup kemungkinan ada paket data yang hilang.
*    Masuk ke dalam proses perjalanan paket data dalam jaringan internet. Perjalanan akan segera dimulaiketika kita menuliskan alamat link pada internet browser. Pertama data tersebut masih berupa bit-bit yang akan dibungkus menjadi paket data. Perjalanan Paket data memerlukan label bersisi informasi penting seperti alamat pengirim, alamat penerima, jenis paket , alamat bagi proxy. Paket tersebut kini akan dilunjutkan menuju jaringan wilayah lokal atau LAN. LAN adalah tempat yang tidak terkandali dan kecelakaan dapat terjadi. Jalan layang LANdipenuhi dengan segala macam informasi, yaitu paket ip, paket novell, dan paket apple talk. Untuk mengatasi kecelakaan/tabrakan antar paket maka router bertugas mengaturnya. Router akan membaca alamat pada paket-paket data tersebut dan memindahkan paket-paket tersebut ke alamat yang dituju. Dalam penanganan oleh Router, tidak menutup kemungkinan ada paket data yang hilang. Router bersifat sistematis, tak acuh, metodis, konservatif, dan terkadang tidak cukup cepat
*    Ketika paket tersebut meninggalkan router, mereka menuju ke router switch. Router switch bertindak cepat dan lunak terhadap paket-paket IP, dengan tangkas melakukan penghalaan pada paket data sesuai dengan jalurnya. Ketika paket tiba ditujuannya, paket data dijemput oleh network interface, siap dikirim ke proxy. Proski digunakan di perusahaan sebagai semacam 'perantaraa' untuk mengurangi muatan pada koneksi internet. Paket-paket data berbeda ukurannya, tergantung kontennya. Proksi membuka paket dan mencari alamat web, atau URL. Di dalam proxy aka nada seleksi apakah alamat ini boleh diakses atu tidak, jika lolos selesi maka paket data akan lanjut ke tahap selanjutnya. Setelah lolos dari proxy, paket data akan melewati Firewall. Firewall bertugas untuk mencegak paket data yang tidak diinginkan masuk dalam jaringan perusahaan dan mencegah informasi sensitive/rahasia perusahaan bocor ke luar.
*    Setelah keluar dari fitrewall mereka bertemu router untuk ditempatkan di bandwith.
*    Tidak semua paket data dapat memasuki bandwith. Data yang tidak berhasil memasuki bandwith maka akan dikirim permintaan untuk mengirim paket data ulang. Ketika paket data sampai di alamat yang dituju, paket data akan memasuki firewall lagi. Firewall dirancang untuk memperbolehkan paket-paket tertentu saja untuk masuk yang memenuhi criteria Fire wall bekerja pada port 80 dan 25. Port 25 untuk paket surat. Port 80 digunakan sebagai pintu masuk bagi paket dari internet menuju web server. Didalam fire wall paket-paket disaring lebih menyeluh. Di dalam firewall ini paket data yang berbahaya seperti Ping of Death akan dihancurkan. Paket yang lolos akan mengantree di interface hingga tiba di web server. Di dalam web server, satu persatu paket diterima, dibuka dan dibongkar. Kemudian paket data yang kosong akan diisi kembali untuk menyampaikan informasi jawaban kepada pengirim data. Paket data jawaban tersebut akan melalui proses yang sama untuk sampai ke komputer pengirim. Ending dari film ini adalah happy ending.

*    Sekian kronologi yang dapat saya sampaikan..terimakasih :D

Rabu, 31 Oktober 2012


         
       

Pengertian dan Definisi Blog  Blog

 berasal dari kata Web dan Log (WEBLOG) yang berarti catatan online (yang berada di web). Pengertian yang lebih lengkap, blog adalah situs web yang berisi  tulisan, artikel atau informasi bermanfaat yang diupdate (diperbaharui)  secara teratur dan dapat diakses secara online baik untuk umum maupun  pribadiCiri-ciri :
Berikut adalah ciri-ciri blog secara umum
 Memiliki Nama dan Alamat yang bisa diakses secara online
 Memiliki tujuan
 Memiliki isi atau postingan yang berupa artikel, catatan, dan informasi lainnya
 Postingan atau isi blog terarsip (tersimpan sesuai tanggal, bulan dan tahun posting)
 Isi Blog umumnya selalu bertambah atau terupdate sesuai dengan tujuan blog
Tujuan Blog Secara Umum, antara lain :Menyampaikan informasi yang bermanfaat untuk diri sendiri maupun bagi orang lainMemberikan keuntungan bagi diri sendiri maupun orang lainMenyalurkan hobby dan mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positifBerkarya atau aktualisasi diriSaling bertukar pengetahuan dengan pembaca, blogger menulis, pengunjung memberikan tanggapan atau komentarBerbagi pengalaman berbagi software berguna, seperti foto, film/video, dokumen, dsbbanyak lagi, sesuai dengan jenis / topik yang diangkat  Karena blog bermacam-macam jenisnya, maka tujuan blog juga dipengaruhi oleh jenis blog tersebut.
misal :
>> Tujuan Blog Pribadi : bertujuan untuk memberikan  informasi yang update tentang diri pemilik blog. Seputar pengalaman,  hal-hal yang berkesan, catatan harian, catatan perjalanan pribadi, dan  sebagainya
>> Tujuan Blog Kesehatan : bertujuan untuk memberikan informasi kesehatan terkini
>> Tujuan Blog bisnis : bertujuan untuk memberikan informasi terkini seputar bisnis sebuah perusahaan


Pengertian Blogger :Blogger adalah pemilik blog atau pengarang isi blog.
Etika Blogger :a  Memiliki tujuan yang baik
  Membuat artikel/postingan yang asli, bukan hasil copy paste  (plagiat) atau kegiatan lain yang melanggar hak cipta (tanpa ijin  pemilik)
  Tidak membuat postingan yang merugikan orang lain, mengganggu,  menipu (spam), mengandung kekerasan, isu sara, dan hal negatif lainnya

Perkembangan Blog :

Saat ini, khususnya di Indonesia, kegiatan blogging berkembang sangat  pesat dengan tujuan yang beragam pula. Sebagian besar blog masih  menggambarkan konsep blogging yang murni, akan tetapi sebagian blog juga  berkembang sesuai dengan kemauan dan tujuan pemiliknya sehingga banyak  yang berisi materi bebas dan terkadang keluar dari konsep blogging  sebenarnya.
Splogs : 

Splogs adalah singkatan dari spam blog, splogs umumnya berisi informasi  spam yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, dan bersifat  merugikan seseorang maupun pihak lain.

Pentingnya Mengelola Web Untuk Masa Depan

Memiliki dan mengelola web saat ini sudah menjadi keharusan, ini dikarenakan begitu cepatnya pertumbuhan pengguna web ditanah air, terlebih didunia. Mengapa kita harus ambil “kesempatan” didunia online ini ? Karena web merupakan media yang paling murah dibanding media lainnya jika ditinjau dari sudur pemasaran.
Coba bandingkan dengan propaganda produk dengan media brosur, spanduk, terlebih dengan media seperti surat kabar, radio atau televisi, tentunya kita akan jauh lebih banyak mengeluarkan biaya dengan media-media tersebut dibandingkan dengan media web jika ingin melakukan propaganda jasa atau produk kita.
Dimasa depan, web diprediksi akan menjadi media yg paling efektif dan efisien jika dikelola dengan benar. Oleh karena itu kita harus mulai belajar sejak dini perihal bagaimana mengoptimalkan web guna kepentingan pemaran.